Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller

tusc

Persyaratan

  1. Pendidikan Minimal SMA/Sederajat
  2. Copy Scan KTP
  3. Copy Scan Ijazah Terakhir
  4. CV atau Daftar Riwayat Hidup
  5. Surat Rekomendasi dari Perusahaan (Jika Sudah Bekerja)
  6. Surat Sehat Keterangan Dokter

Pelatihan Sertifikasi BNSP Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller

Apa Itu Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller?

Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller adalah tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi tingkat lanjut dalam melakukan pemasangan, pengoperasian, pengujian, commissioning, pemeliharaan, troubleshooting, dan perbaikan sistem tata udara sentral (Central Air Conditioning System) dan sistem chiller pada bangunan komersial maupun industri. Skema ini merupakan jenjang lanjutan dari Teknisi Tata Udara Sentral dan Chiller dan ditujukan bagi teknisi berpengalaman yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam pengelolaan sistem HVAC.

Seorang Teknisi Senior tidak hanya mampu melakukan pekerjaan teknis, tetapi juga mampu:

  • Mengorganisasikan pekerjaan tim teknisi.
  • Melakukan analisis performa sistem HVAC.
  • Melakukan testing dan commissioning chiller.
  • Mengawasi pekerjaan instalasi dan pemeliharaan.
  • Menyusun rekomendasi perbaikan sistem.
  • Mengoptimalkan efisiensi energi sistem tata udara.

Mengapa Pelatihan Ini Penting?

Pada gedung modern, sistem HVAC dapat menyumbang lebih dari 40% konsumsi energi bangunan. Oleh karena itu diperlukan tenaga teknis yang tidak hanya mampu memperbaiki kerusakan, tetapi juga mampu menjaga keandalan, efisiensi, dan performa sistem secara menyeluruh.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknisi agar mampu menangani:

  • Water Cooled Chiller
  • Air Cooled Chiller
  • Screw Chiller
  • Centrifugal Chiller
  • Cooling Tower
  • Air Handling Unit (AHU)
  • Fan Coil Unit (FCU)
  • Chilled Water System
  • Building Management System (BMS)

Dasar Hukum dan Regulasi

Pelatihan dan sertifikasi ini mengacu pada:

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Mengatur pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi.

2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja

Mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional.

3. Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional

Sebagai dasar penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi.

4. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Mengatur pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja nasional.

5. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2019

Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Refrigerasi dan Tata Udara (RAC).

6. Skema Sertifikasi Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller BNSP

Mengacu pada unit kompetensi yang ditetapkan dalam skema sertifikasi okupasi yang dilisensikan oleh BNSP.


Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memahami sistem tata udara sentral dan chiller secara mendalam.
  • Melakukan pengujian dan commissioning sistem chiller.
  • Melakukan analisis performa sistem HVAC.
  • Mengorganisasikan pekerjaan teknisi HVAC.
  • Mengoptimalkan efisiensi energi sistem pendingin.
  • Melakukan troubleshooting tingkat lanjut.
  • Melaksanakan preventive dan predictive maintenance.
  • Menerapkan K3 pada pekerjaan HVAC skala besar.
  • Mempersiapkan peserta menghadapi asesmen kompetensi BNSP.

Materi Pelatihan

1. Advanced Refrigeration and HVAC System

Peserta akan mempelajari:

  • Siklus refrigerasi lanjutan.
  • Analisis performa chiller.
  • Refrigeration efficiency.
  • Heat transfer pada HVAC.
2. Sistem Tata Udara Sentral

Materi meliputi:

  • Air Handling Unit (AHU).
  • Fan Coil Unit (FCU).
  • Fresh Air Handling Unit (FAHU).
  • Ducting System.
  • Ventilation System.
3. Sistem Chiller

Peserta akan memahami:

  • Air Cooled Chiller.
  • Water Cooled Chiller.
  • Screw Chiller.
  • Centrifugal Chiller.
  • Absorption Chiller.
4. Sistem Distribusi Air Dingin

Materi meliputi:

  • Chilled Water Pump.
  • Condenser Water Pump.
  • Expansion Tank.
  • Balancing System.
  • Hydronic System.
5. Testing dan Commissioning Chiller

Peserta akan mempelajari:

  • Pre-Commissioning Inspection.
  • Functional Testing.
  • Performance Testing.
  • Start-Up Procedure.
  • Commissioning Report.
6. Sistem Kelistrikan dan Kontrol HVAC

Materi meliputi:

  • Motor Induksi 3 Fasa.
  • Variable Frequency Drive (VFD).
  • PLC Dasar HVAC.
  • Building Automation System (BAS).
  • Building Management System (BMS).
7. Preventive dan Predictive Maintenance

Peserta akan memahami:

  • Vibration Analysis.
  • Thermal Inspection.
  • Oil Analysis.
  • Maintenance Planning.
8. Energy Efficiency HVAC

Materi meliputi:

  • Chiller Performance Analysis.
  • COP (Coefficient of Performance).
  • Energy Saving Opportunities.
  • HVAC Energy Management.
9. Troubleshooting Tingkat Lanjut

Peserta akan mempelajari:

  • Analisis kegagalan sistem.
  • Root Cause Analysis.
  • Corrective Action Planning.
  • Reliability Improvement.

Unit Kompetensi SKKNI

Berdasarkan skema sertifikasi Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller, terdapat 11 unit kompetensi yang menjadi dasar asesmen kompetensi BNSP.

NoKode UnitJudul Unit Kompetensi
1F.43RAC01.001.1Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3-LH)
2F.43RAC01.002.1Menerapkan Komunikasi di Tempat Kerja
3F.43RAC01.003.1Menerapkan Kerjasama di Tempat Kerja
4F.43RAC01.007.1Merangkai Sistem Pemipaan Sederhana
5F.43RAC01.011.1Menguji Instalasi Pemipaan
6F.43RAC01.019.1Merawat Sistem Tata Udara Sentral dan Chiller
7F.43RAC01.022.1Memasang Unit Tata Udara Komersial dan Sistem VRF
8F.43RAC01.023.1Mengganti Komponen Elektrik dan Mekanik Pada Sistem Refrigerasi dan Tata Udara
9F.43RAC01.024.1Memperbaiki Unit dan Sistem Refrigerasi dan Tata Udara
10F.43RAC01.027.1Melakukan Testing dan Commissioning Unit Chiller
11A.02GNS01.002.1Mengorganisasikan Pekerjaan

 


Praktik yang Akan Dilakukan Peserta

Selama pelatihan, peserta akan melakukan praktik langsung berupa:

  • Pengoperasian chiller plant.
  • Pemeriksaan AHU dan FCU.
  • Pengujian sistem chilled water.
  • Pengujian performa chiller.
  • Analisis tekanan dan temperatur refrigeran.
  • Commissioning sistem HVAC.
  • Penggunaan alat ukur HVAC.
  • Troubleshooting chiller.
  • Penggantian komponen elektrik dan mekanik.
  • Penyusunan laporan hasil pengujian.

Kompetensi yang Didapatkan Peserta

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Mengoperasikan dan memelihara sistem chiller secara profesional.
  • Melaksanakan testing dan commissioning unit chiller.
  • Menganalisis performa sistem HVAC.
  • Mengidentifikasi dan memperbaiki kerusakan sistem.
  • Mengorganisasikan pekerjaan teknisi HVAC.
  • Mengoptimalkan efisiensi energi sistem pendingin.
  • Menerapkan K3 dalam pekerjaan refrigerasi dan tata udara.

Siapa yang Bisa Mengikuti Pelatihan Ini?

Pelatihan ini direkomendasikan bagi:

  • Teknisi HVAC Senior.
  • Teknisi Chiller.
  • Supervisor Maintenance HVAC.
  • Building Maintenance Supervisor.
  • Facility Management Supervisor.
  • HVAC Engineer.
  • Mechanical Engineer.
  • Electrical Engineer.
  • Operator Chiller Plant.
  • Teknisi yang telah memiliki pengalaman pada sistem tata udara sentral dan chiller.

Peluang Karier

Setelah memiliki kompetensi dan sertifikasi BNSP, peserta dapat berkarier sebagai:

  • Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller.
  • Senior HVAC Technician.
  • Chiller Specialist.
  • HVAC Supervisor.
  • Maintenance Supervisor.
  • Facility Management Supervisor.
  • HVAC Service Engineer.
  • Commissioning Engineer HVAC.
  • Building Services Engineer.

Manfaat Sertifikasi BNSP

Bagi Individu
  • Mendapatkan pengakuan kompetensi secara nasional.
  • Meningkatkan peluang karier dan promosi jabatan.
  • Menambah kredibilitas profesional.
  • Menjadi bukti kompetensi yang diakui industri HVAC.
Bagi Perusahaan
  • Memiliki tenaga kerja kompeten dan tersertifikasi.
  • Meningkatkan keandalan sistem HVAC.
  • Mengurangi downtime peralatan.
  • Mendukung efisiensi energi bangunan.
  • Meningkatkan kualitas pemeliharaan sistem tata udara.

Sertifikat yang Diperoleh

Peserta yang dinyatakan kompeten dalam asesmen akan memperoleh:

  • Sertifikat Pelatihan Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller.
  • Sertifikat Kompetensi BNSP.

Penutup

Pelatihan Teknisi Senior Tata Udara Sentral dan Chiller BNSP merupakan program pengembangan kompetensi tingkat lanjut yang dirancang untuk menghasilkan tenaga profesional yang mampu mengelola, memelihara, menguji, dan melakukan commissioning sistem HVAC sentral secara efektif dan efisien.

Melalui pembelajaran teori, praktik lapangan, studi kasus industri, serta asesmen kompetensi berbasis SKKNI, peserta akan memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk menangani sistem tata udara sentral dan chiller pada gedung komersial maupun industri modern. Sertifikasi BNSP yang diperoleh menjadi bukti kompetensi profesional yang diakui secara nasional dan memberikan nilai tambah bagi pengembangan karier di bidang Refrigerasi dan Tata Udara (RAC).