Teknisi Refrigerasi Komersial dan Industri Refrigeran Flammable

flam

Persyaratan

  1. Pendidikan Minimal SMA/Sederajat
  2. Copy Scan KTP
  3. Copy Scan Ijazah Terakhir
  4. CV atau Daftar Riwayat Hidup
  5. Surat Rekomendasi dari Perusahaan (Jika Sudah Bekerja)
  6. Surat Sehat Keterangan Dokter

Pelatihan Sertifikasi BNSP Teknisi Refrigerasi Komersial dan Industri Refrigeran Flammable

Apa Itu Teknisi Refrigerasi Komersial dan Industri Refrigeran Flammable?

Teknisi Refrigerasi Komersial dan Industri Refrigeran Flammable adalah tenaga kerja yang memiliki kompetensi untuk melakukan pemasangan, pengoperasian, pemeliharaan, pengujian, troubleshooting, dan perbaikan sistem refrigerasi komersial maupun industri yang menggunakan refrigeran mudah terbakar (Flammable Refrigerants) sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia. Skema ini mengacu pada SKKNI Bidang Refrigerasi dan Tata Udara (RAC) dan telah digunakan dalam sertifikasi kompetensi BNSP.

Seiring berkembangnya teknologi pendingin yang lebih ramah lingkungan, penggunaan refrigeran flammable semakin meningkat sebagai pengganti refrigeran dengan nilai Global Warming Potential (GWP) tinggi.

Sistem refrigerasi yang menggunakan refrigeran flammable banyak ditemukan pada:

  • Cold Storage
  • Cold Room
  • Blast Freezer
  • Industri Makanan dan Minuman
  • Industri Farmasi
  • Supermarket dan Hypermarket
  • Sistem Refrigerasi Industri
  • Chiller Industri
  • Industri Pengolahan Hasil Perikanan
  • Industri Logistik Rantai Dingin (Cold Chain)

Apa Itu Refrigeran Flammable?

Refrigeran Flammable adalah refrigeran yang memiliki tingkat kemudahan terbakar tertentu sehingga memerlukan prosedur penanganan khusus untuk menjamin keselamatan kerja.

Contoh refrigeran flammable yang saat ini banyak digunakan antara lain:

Refrigeran Klasifikasi A2L (Mudah Terbakar Rendah)

  • R-32
  • R-1234yf
  • R-1234ze

Refrigeran Klasifikasi A3 (Sangat Mudah Terbakar)

  • R-290 (Propane)
  • R-600a (Isobutane)
  • R-1270 (Propylene)

Karena sifatnya yang mudah terbakar, pekerjaan instalasi, pengisian, recovery, maupun perbaikan sistem refrigerasi yang menggunakan refrigeran ini harus dilakukan oleh teknisi yang memiliki kompetensi khusus.


Mengapa Pelatihan Ini Penting?

Saat ini dunia industri sedang beralih menuju refrigeran yang lebih ramah lingkungan dan memiliki nilai GWP lebih rendah.

Namun penggunaan refrigeran flammable membawa tantangan baru berupa:

  • Risiko kebakaran.
  • Risiko ledakan.
  • Potensi kebocoran gas.
  • Bahaya saat proses brazing dan pengelasan.
  • Risiko pada pekerjaan kelistrikan.

Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang memahami teknik penanganan refrigeran flammable sesuai standar keselamatan internasional dan nasional.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi teknis sekaligus kemampuan mengelola risiko keselamatan kerja yang terkait dengan refrigeran mudah terbakar.


Dasar Hukum dan Regulasi

Pelatihan dan sertifikasi ini mengacu pada:

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Mengatur pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi.

2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja

Mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia melalui sertifikasi kompetensi.

3. Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional

Sebagai dasar penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi.

4. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Mengatur pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja nasional.

5. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2019

Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Refrigerasi dan Tata Udara (RAC).

6. Protokol Montreal dan Amandemen Kigali

Mendorong penggunaan refrigeran yang lebih ramah lingkungan dan rendah emisi gas rumah kaca.


Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memahami prinsip kerja refrigerasi komersial dan industri.
  • Memahami karakteristik refrigeran flammable.
  • Mengidentifikasi risiko penggunaan refrigeran mudah terbakar.
  • Melaksanakan prosedur keselamatan kerja refrigeran flammable.
  • Melakukan leak detection secara aman.
  • Melaksanakan vacuum, charging, dan recovery refrigeran.
  • Melakukan instalasi dan pemeliharaan sistem refrigerasi industri.
  • Melakukan troubleshooting dan perbaikan sistem pendingin.
  • Mempersiapkan peserta menghadapi asesmen kompetensi BNSP.

Materi Pelatihan

1. Dasar-Dasar Refrigerasi Komersial dan Industri

Peserta akan mempelajari:

  • Siklus refrigerasi.
  • Prinsip perpindahan panas.
  • Thermodinamika refrigerasi.
  • Refrigeration load.
  • Efisiensi energi sistem pendingin.
2. Refrigeran Flammable

Materi meliputi:

  • Klasifikasi refrigeran.
  • Refrigeran A2L dan A3.
  • Karakteristik refrigeran flammable.
  • Risiko kebakaran dan ledakan.
  • Standar keselamatan penanganan refrigeran.
3. Sistem Refrigerasi Komersial dan Industri

Peserta akan mempelajari:

  • Cold Storage.
  • Walk-In Cooler.
  • Walk-In Freezer.
  • Blast Freezer.
  • Industrial Chiller.
  • Industrial Refrigeration Plant.
4. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Materi meliputi:

  • Hazard Identification.
  • Risk Assessment.
  • Lock Out Tag Out (LOTO).
  • Hot Work Safety.
  • Gas Detection.
  • Emergency Response.
5. Sistem Kelistrikan dan Kontrol

Peserta akan memahami:

  • Motor listrik 3 phase.
  • Sistem kontrol refrigerasi.
  • Sensor dan controller.
  • Proteksi kelistrikan.
6. Penggunaan Alat Ukur Refrigerasi

Materi meliputi:

  • Manifold Gauge.
  • Vacuum Pump.
  • Leak Detector.
  • Refrigerant Recovery Machine.
  • Clamp Meter.
  • Multimeter.
7. Penanganan Refrigeran Flammable

Peserta akan mempelajari:

  • Leak Detection.
  • Vacuum System.
  • Charging Refrigerant.
  • Recovery Refrigerant.
  • Penyimpanan tabung refrigeran.
  • Pengendalian sumber penyulut api.
8. Troubleshooting dan Perbaikan Sistem

Materi meliputi:

  • Diagnosa kerusakan sistem.
  • Penggantian komponen.
  • Analisis performa pendinginan.
  • Pengujian pasca perbaikan.

Unit Kompetensi SKKNI

Berdasarkan skema sertifikasi BNSP Teknisi Refrigerasi Komersial dan Industri Refrigeran Flammable, terdapat 17 unit kompetensi yang menjadi dasar asesmen kompetensi.

NoKode UnitJudul Unit Kompetensi
1C.281930.029.01Melakukan Proses Brazing
2F.43RAC01.001.1Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3-LH)
3F.43RAC01.002.1Menerapkan Komunikasi di Tempat Kerja
4F.43RAC01.003.1Menerapkan Kerjasama di Tempat Kerja
5F.43RAC01.004.1Mempersiapkan Peralatan dan Material
6F.43RAC01.005.1Menginterpretasi Gambar Teknik Refrigerasi dan Tata Udara
7F.43RAC01.008.1Menggunakan Alat Ukur Refrigerasi dan Tata Udara
8F.43RAC01.009.1Melakukan Instalasi Rangkaian Kontrol Motor Listrik Induksi 3 (Tiga) Phase
9F.43RAC01.010.1Memeriksa Kebocoran Refrigeran
10F.43RAC01.011.1Menguji Instalasi Pemipaan
11F.43RAC01.012.1Mengevakuasi Sistem Refrigerasi dan Tata Udara
12F.43RAC01.013.1Melakukan Proses Pengisian Refrigeran
13F.43RAC01.014.1Melakukan Recovery Refrigeran
14F.43RAC01.015.1Melakukan Penanganan Refrigeran Amonia*
15F.43RAC01.017.1Merawat Mesin Refrigerasi Komersial dan Industri
16F.43RAC01.020.1Memasang Sistem Refrigerasi Komersial dan Industri
17F.43RAC01.024.1Memperbaiki Unit dan Sistem Refrigerasi dan Tata Udara

*Catatan: Beberapa LSP menggunakan unit kompetensi tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi refrigeran flammable, namun tetap mengacu pada SKKNI yang berlaku.


Peralatan dan Sistem yang Dipelajari

Peserta akan mempelajari berbagai sistem refrigerasi komersial dan industri seperti:

Refrigerasi Komersial
  • Showcase Cooler
  • Beverage Cooler
  • Walk-In Cooler
  • Walk-In Freezer
  • Display Refrigerator
Refrigerasi Industri
  • Cold Storage
  • Blast Freezer
  • Industrial Chiller
  • Refrigeration Plant
  • Food Processing Cooling System
Peralatan Pendukung
  • Refrigerant Recovery Machine
  • Vacuum Pump
  • Refrigerant Scale
  • Electronic Leak Detector
  • Manifold Gauge Set
  • Nitrogen Charging Set

Praktik yang Akan Dilakukan Peserta

Selama pelatihan peserta akan melakukan praktik langsung berupa:

  • Pressure Test Sistem.
  • Leak Detection Refrigeran.
  • Vacuum Sistem Refrigerasi.
  • Charging Refrigeran Flammable.
  • Recovery Refrigeran.
  • Brazing Pipa Refrigerasi.
  • Pengoperasian Recovery Machine.
  • Pemeriksaan Sistem Kelistrikan.
  • Troubleshooting Cold Storage.
  • Analisis Kinerja Sistem Refrigerasi.

Kompetensi yang Didapatkan Peserta

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Menangani refrigeran flammable secara aman.
  • Melakukan instalasi sistem refrigerasi komersial dan industri.
  • Mengoperasikan alat ukur refrigerasi.
  • Melakukan leak detection dan recovery refrigeran.
  • Melaksanakan perawatan berkala sistem pendingin.
  • Mengidentifikasi dan memperbaiki kerusakan sistem refrigerasi.
  • Menerapkan K3 dan pengendalian risiko kebakaran.

Siapa yang Bisa Mengikuti Pelatihan Ini?

Pelatihan ini direkomendasikan bagi:

  • Teknisi Refrigerasi Industri.
  • Teknisi Cold Storage.
  • Teknisi HVAC dan Refrigerasi.
  • Teknisi Chiller Industri.
  • Maintenance Technician.
  • Facility Maintenance Technician.
  • Supervisor Refrigerasi.
  • Teknisi Industri Makanan dan Minuman.
  • Lulusan SMK Teknik Pendingin dan Tata Udara.
  • Lulusan Teknik Mesin.
  • Lulusan Teknik Elektro.

Peluang Karier

Setelah memiliki kompetensi dan sertifikasi BNSP, peserta dapat berkarier sebagai:

  • Teknisi Refrigerasi Komersial.
  • Teknisi Refrigerasi Industri.
  • Teknisi Cold Storage.
  • Refrigeration Service Engineer.
  • Industrial Refrigeration Technician.
  • HVAC & Refrigeration Technician.
  • Maintenance Supervisor Refrigerasi.
  • Kontraktor Refrigerasi dan Tata Udara.

Manfaat Sertifikasi BNSP

Bagi Individu
  • Mendapatkan pengakuan kompetensi secara nasional.
  • Meningkatkan peluang kerja dan jenjang karier.
  • Menambah kredibilitas profesional.
  • Meningkatkan daya saing di industri refrigerasi modern.
Bagi Perusahaan
  • Memiliki tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi.
  • Mengurangi risiko kecelakaan kerja.
  • Meningkatkan keandalan sistem pendingin.
  • Mendukung kepatuhan terhadap standar keselamatan dan lingkungan.

Sertifikat yang Diperoleh

Peserta yang dinyatakan kompeten dalam asesmen akan memperoleh:

  • Sertifikat Pelatihan Teknisi Refrigerasi Komersial dan Industri Refrigeran Flammable.
  • Sertifikat Kompetensi BNSP.
  • Kartu Kompetensi BNSP sesuai skema yang berlaku.

Penutup

Pelatihan Teknisi Refrigerasi Komersial dan Industri Refrigeran Flammable BNSP merupakan program berbasis kompetensi yang dirancang untuk menghasilkan tenaga kerja profesional yang mampu menangani sistem refrigerasi komersial dan industri dengan refrigeran mudah terbakar secara aman, efisien, dan sesuai standar SKKNI.

Melalui kombinasi teori, praktik intensif, dan asesmen kompetensi, peserta akan memiliki kemampuan dalam instalasi, pemeliharaan, perbaikan, serta penanganan refrigeran flammable yang aman dan bertanggung jawab. Kompetensi ini semakin dibutuhkan seiring meningkatnya penggunaan refrigeran ramah lingkungan di berbagai sektor industri modern.