Pelatihan TKPK Tingkat 1 BNSP | Sertifikasi Tenaga Kerja Pada Ketinggian Tingkat 1 Berbasis SKKNI
Tingkatkan Kompetensi Bekerja Aman di Ketinggian Melalui Pelatihan TKPK Tingkat 1 BNSP
Pekerjaan pada ketinggian (Working at Height) memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja, terutama akibat terjatuh dari struktur bangunan, platform kerja, tangga, maupun jalur akses vertikal. Oleh karena itu, setiap pekerja yang melaksanakan aktivitas pada ketinggian wajib memiliki kompetensi sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Pelatihan Tenaga Kerja Pada Ketinggian (TKPK) Tingkat 1 BNSP merupakan program pelatihan berbasis kompetensi yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan dipersiapkan untuk menghadapi asesmen sertifikasi kompetensi oleh LSP berlisensi BNSP. Program ini membekali peserta dengan kemampuan bekerja aman menggunakan sistem pelindung jatuh, teknik pergerakan pada struktur, penggunaan jalur angkur, hingga penyelamatan diri dan korban sesuai standar nasional.
Apa Itu Pelatihan TKPK Tingkat 1 BNSP?
Tenaga Kerja Pada Ketinggian (TKPK) Tingkat 1 merupakan skema sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja yang melaksanakan pekerjaan pada ketinggian dengan menggunakan sistem akses tali (rope access), jalur angkur (lifeline), maupun sistem pelindung jatuh (fall protection system). Berbeda dengan TKBT yang berfokus pada pekerjaan di struktur bangunan, TKPK dirancang untuk pekerjaan yang memerlukan mobilitas pada jalur angkur, posisi tergantung, dan teknik penyelamatan di area kerja pada ketinggian.
Tujuan Pelatihan TKPK Tingkat 1 BNSP
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami regulasi K3 pekerjaan pada ketinggian.
- Mengidentifikasi bahaya dan risiko pekerjaan.
- Menggunakan sistem pelindung jatuh secara benar.
- Melakukan pergerakan horizontal dan vertikal dengan aman.
- Menggunakan sistem katrol (Pulley System).
- Melakukan manuver pada jalur angkur.
- Mengelola peralatan pelindung jatuh.
- Melaksanakan penyelamatan diri dan korban pada kondisi darurat.
- Mengikuti asesmen sertifikasi kompetensi BNSP.
Siapa yang Harus Mengikuti Pelatihan Ini?
Pelatihan ini direkomendasikan bagi:
- Rope Access Technician.
- Teknisi telekomunikasi.
- Teknisi tower BTS.
- Teknisi utilitas.
- Teknisi kelistrikan.
- Teknisi pemeliharaan industri.
- Pekerja konstruksi.
- Teknisi energi.
- Personel HSE.
- Seluruh tenaga kerja yang melakukan pekerjaan menggunakan sistem akses pada ketinggian.
Unit Kompetensi TKPK Tingkat 1 BNSP
Pelatihan mengacu pada unit kompetensi dalam skema Tenaga Kerja Pada Ketinggian (TKPK) Tingkat 1, yaitu:
| No | Kode Unit | Unit Kompetensi |
|---|---|---|
| 1 | M.71KKK03.001.2 | Menerapkan Pemenuhan Peraturan dan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Pekerjaan pada Ketinggian |
| 2 | M.71KKK03.005.2 | Menerapkan Sistem Keselamatan pada Lantai Kerja Tetap dan Lantai Kerja Sementara |
| 3 | M.71KKK03.018.2 | Menentukan Perangkat Pelindung Jatuh yang Sesuai dalam Pekerjaan pada Ketinggian |
| 4 | M.71KKK03.019.2 | Menggunakan Perangkat Pencegah Jatuh Perorangan dalam Pekerjaan pada Ketinggian dengan Benar |
| 5 | M.71KKK03.009.2 | Menerapkan Teknik Bekerja Aman pada Struktur Bangunan |
| 6 | M.71KKK03.011.2 | Melakukan Pergerakan Horizontal dan Vertikal pada Struktur Bangunan |
| 7 | M.71KKK03.012.2 | Membuat Simpul pada Tali dan Jalur Angkur Dasar |
| 8 | M.71KKK03.013.2 | Menggunakan Sistem Katrol (Pulley System) dalam Pekerjaan pada Ketinggian |
| 9 | M.71KKK03.015.2 | Menerapkan Prinsip Faktor Jatuh (Fall Factor) dalam Pekerjaan pada Ketinggian |
| 10 | M.71KKK03.016.2 | Melakukan Manuver Pergerakan pada Jalur Angkur |
| 11 | M.71KKK03.017.2 | Melakukan Pergerakan pada Struktur dengan Posisi Tergantung |
| 12 | M.71KKK03.020.2 | Menggunakan Perangkat Penahan Jatuh Perorangan dalam Pekerjaan pada Ketinggian |
| 13 | M.71KKK03.021.2 | Mengelola Perangkat Pelindung Jatuh dalam Pekerjaan pada Ketinggian |
| 14 | M.71KKK03.022.2 | Menyelamatkan Diri Sendiri dalam Keadaan Darurat pada Bangunan |
| 15 | M.71KKK03.024.2 | Menyelamatkan Korban di Jalur Angkur pada Posisi Turun |
Materi Pelatihan
Materi pelatihan disusun sesuai SKKNI dan kebutuhan industri, meliputi:
- Regulasi K3 pekerjaan pada ketinggian.
- Identifikasi bahaya dan pengendalian risiko.
- Sistem pelindung jatuh (Fall Protection System).
- Penggunaan Full Body Harness.
- Penggunaan Lifeline dan jalur angkur.
- Teknik simpul tali.
- Penggunaan sistem katrol (Pulley System).
- Teknik pergerakan vertikal dan horizontal.
- Teknik bekerja pada posisi tergantung.
- Prinsip Fall Factor.
- Pengelolaan perangkat pelindung jatuh.
- Teknik Self Rescue.
- Teknik penyelamatan korban pada jalur angkur.
- Simulasi praktik pekerjaan pada ketinggian.
- Persiapan asesmen kompetensi BNSP.
Metode Pelatihan
Pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan berbasis kompetensi yang terdiri atas:
- Penyampaian materi teori.
- Diskusi interaktif.
- Demonstrasi instruktur.
- Praktik penggunaan APD.
- Praktik penggunaan sistem angkur.
- Praktik penggunaan katrol.
- Simulasi penyelamatan.
- Evaluasi teori dan praktik.
- Pendampingan asesmen sertifikasi.
Persyaratan Peserta
Peserta menyiapkan:
- Fotokopi KTP.
- Curriculum Vitae (CV).
- Pas foto terbaru.
- Fotokopi ijazah terakhir.
- Surat keterangan sehat.
- Dokumen pendukung sesuai persyaratan skema sertifikasi.
Sertifikat yang Diperoleh
Peserta yang dinyatakan Kompeten (K) pada asesmen akan memperoleh:
- Sertifikat Kompetensi BNSP.
- Sertifikat Pelatihan.
- Kartu Kompetensi (apabila diterbitkan oleh LSP).
Peluang Karier
Lulusan TKPK Tingkat 1 BNSP memiliki peluang berkarier sebagai:
- Rope Access Technician.
- Teknisi Tower BTS.
- Teknisi Telekomunikasi.
- Teknisi Energi.
- Teknisi Kelistrikan.
- Teknisi Utilitas.
- Teknisi Pemeliharaan Industri.
- Teknisi Konstruksi.
- Personel HSE.
- Tenaga Kerja Pada Ketinggian bersertifikat.
Kompetensi ini dibutuhkan pada sektor konstruksi, telekomunikasi, energi, migas, manufaktur, pertambangan, utilitas, pembangkit listrik, dan berbagai industri yang memiliki aktivitas pekerjaan pada ketinggian.
Mengapa Memilih PT. Bina Mitra Consultant?
PT. Bina Mitra Consultant menyelenggarakan Pelatihan TKPK Tingkat 1 BNSP dengan kurikulum berbasis SKKNI, instruktur berpengalaman, fasilitas praktik yang representatif, serta pendampingan hingga proses asesmen kompetensi. Peserta akan memperoleh pengalaman belajar yang menitikberatkan pada praktik lapangan sehingga siap bekerja secara aman, profesional, dan sesuai standar industri.
FAQ
Apa perbedaan TKPK Tingkat 1 dengan TKBT Tingkat 2?
TKPK Tingkat 1 berfokus pada pekerjaan pada ketinggian yang menggunakan sistem akses tali, jalur angkur, dan teknik penyelamatan pada posisi tergantung. Sementara TKBT Tingkat 2 lebih berorientasi pada pekerjaan di struktur bangunan, penggunaan platform kerja, serta analisis keselamatan kerja (Job Safety Analysis).
Apakah pelatihan ini dipersiapkan untuk sertifikasi BNSP?
Ya. Seluruh materi dan praktik mengacu pada unit kompetensi SKKNI dalam skema TKPK Tingkat 1 sehingga peserta siap mengikuti asesmen kompetensi oleh LSP berlisensi BNSP.
Apakah pelatihan ini didominasi praktik?
Ya. Sebagian besar kegiatan berupa praktik penggunaan APD, sistem angkur, teknik pergerakan, penggunaan Pulley System, serta simulasi penyelamatan sesuai standar pekerjaan pada ketinggian.